BENANG MERAH WIRO SABLENG 212 DAN DEMO ISTIGOSAH AKBAR ISLAM 212
Mari kita kilas balik dulu tentang si wiro sableng ini yang nota bene dia itu pendekar sakti yang culun lucu dan sableng. Bagi banyak penggemar, Wiro sableng tentu adalah seorang tokoh yang sangat dikagumi, apalagi dulu pada masa-jaya-jayanya (sekitar pertengahan 90-an), Tapi kini sudah jarang yang mengenal tokoh ini bahkan nge-fans kepadanya, terlebih lagi setelah sang penulis novel Wiro Sableng, yaitu bapak Bastian Tito meninggal dunia pada tahun 2006 lalu. Bastian Tito meninggal sebelum sempat menyelesaikan seri wiro sableng. Jadi jangan heran jika banyak orang yang tak tahu siapa itu wiro sableng.
Nah,di sini saya akan mencoba mengemukakan fakta-fakta unik menyangkut si Pendekar 212 itu.
- Wiro sableng mempunyai nama Asli Wiro Sasono, Nama Ibunya Suci, dan nama ayahnya raden Romo Weleng.
- Guru utama Wiro sableng adalah Eyang Sinto Geni, alias Eyang Sinto gendeng, alias Sinto gilan, seorang nenek tua yang mempunyai kepandaian silat tinggi dan sangat disegani oleh tokoh-tokoh silat baik golongan hitam maupun golongan putih.
- Wiro sableng mempunyai sebuah senjata pamungkas berbentuk Kapak berkepala dua bertuliskan angka 212 yang ujung mulutnya berbentuk seperti kepala naga dan terbuat dari logam dan gading.
- Selain senjata utama di atas, Wiro sableng juga mempunyai 2 senjata lain, yaitu Batu hitam dan bintang 212.
- Jurus yang paling mematikan dari seorang Wiro sableng yaitu Jurus pukulan matahari.
- Jurus yang paling sering digunakan oleh Wiro sableng selama berpetualang adalah Jurus Kunyuk melempar buah.
- Dalam petualanganya, Wiro sableng tak melulu berada di tanah Jawa atau Indonesia, namun juga pernah sampai ke China dan Jepang.
- Lawan Terberat Wiro sableng menurut banyak penggemar adalah pangeran Matahari.
Dengan fakta di atas kita tahu bahwa si wiro ini mempunyai angka istimewa 212, angka ini mempunyai makna filosofi yang dalam yang mempunyai makna kesempurnaan manusia atau yang sering di sebut orang sakti. filosofi jasmani manusia ya yg jumlah organnya 2-1-2 jika diruntut dari atas. Dua mata, satu hidung, dua telinga, satu mulut, dua tangan, dan seterusnya. Kalau dihubungkan dengan dunia pendekar (kesaktian) memang demikian jadi keseimbangan antara dua fungsi tubuh yang berpasangan akan menghasilkan 1 kekuatan yang lebih. Dari segi anatomi pun demikian dan itu menciptakan keseimbangan dan keselarasan hidup manusia. Dan dalam ilmu tauhid juga sama, 2 berpadu 1 dan 1 berpadu 2 artinya hubungan antara manusia (agama dan kehidupannya) dengan penciptanya yang satu menciptakan sesuatu yang fana.
Nah demikian pula kejadian-kejadian yang di alami sekarang ini banyak sekali orang yang menjadi orang sakti,pendekar,pemimpin tidak menjaga panca indranya,mulutnya tidak di jaga,matanya tidak di jaga,telinganya tidak di jaga.padahal semua itu adalah asset bagi orang yang di saktikan atau di pemimpinkan.
Maka kita bisa memaknai kenapa kejadian hari ini 212 saya yakin itu untuk memuliakan manusia kita diri kita sendiri.Memohon kepada Allah SWT untuk yang terbaik buat kita semua. Maka jadilah kita manusia yang kaffah yang memang ditakdirkan untuk jadi manusia yang seutuhnya. Inilah benang merah Antara 212 wiro sableng dengan 212 istigosah akbar yang di selenggarakan di monas.Jadikanlah diri kita pendekar tangguh pembela islam seutuhnya jadi manusia yang manusiawi.kita bisa mengambil hikmah si wiro ini dari fakta tentang pendekar 212 ini.Itu menurut saya…bagaimana dengan anda…siapa yang tahu.
Avan...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar